Aku Ingin Menjadi PENULIS

IMG_20140220_074731

Berbekal suka menulis di blog dan kadang menulis cerpen. Kali ini aku ditantang dengan mbak Tuty, kalau bulan ini sudah harus bisa menyelesaikan satu naskah novel. Mba Tuty itu merupakan senior Penulis dan novel hasil karyanya sudah meramaikan dan membanjiri novel-novel di Gramedia.
Mba Tuty merupakan teman kerjaku, tapi aku sangat salut dengan semangat hidupnya. Aku dekat dengan dia bukan hanya karena dia juga alumnus UGM sama seperti aku, tapi selain itu juga, aku mengaguminya dari sisi bagaimana dia menghadapi Hidup. HIDUP ITU HARUS KREATIF. Itu pesannya, jangan malu untuk belajar ketrampilan apa saja. Bisnis ayam, dan Salon dia jabani. Dan inilah inspirasi terbesarku aku harus lebih mandiri dari segi karir maupun financial tentunya. Continue reading →

Bijak Dalam Hidup

IMG_20140130_144903

 

Hari ini aku begitu lelah. Bukan hanya lelah fisik tapi lelah fikiran. Aku lelah dengan semuanya hingga memuncak dan ku hanya terpaku. Kadangkala manusia akan bertemu pada fase titik jenuh dan saat ini aku mengalaminya. Namun cepat-cepat ku sambar novel karya Tere Liye di meja kamarku, berjudul “Rembulan Tenggelam di Wajahmu”  yang baru ku pinjam siang tadi di Perpustakaan daerah. Selama liburan kampus ini, aku isi waktu luangku hari Sabtu untuk mengunjungi Perpustakaan Daerah. Tepatnya antara pagi sampai siang, aku gunakan untuk membaca dengan tdk lupa meminjam beberapa novel , untuk  dijadikan resensi naskah novelku. Meski aku tahu saat ini, aku belum bisa merampungkan naskah novelku, tapi ku selalu berusaha untuk kembali bangkit, seperti saat-saat seperti ini. Aku terpuruk dalam kesepian yang tak berujung. Aku lelah dengan rutinitasku tepatnya aku lelah dengan hidupku yang monoton.  Aku merindukan orang tuaku.

Kadang manusia memang masuk dalam fase ini. Dan setelah aku merenung mungkin perasaan jenuh ini akibat activity free saat weekend. Biasanya weekend begini aku gunakan pergi kampus, tapi sudah sebulan ini kampus libur kenaikan semester, sehingga otomatis aku jadi orang linglung. Inginnya pulang kampung halaman, tapi Hari ini sampai besok diminta My Big Bos untuk bermalam dirumahnya temani istrinya. Seperti biasa kalau My Big Bos keluar kota aku yang menemani istrinya, padahal sebenarnya ada pembantunya, tapi Ga tahu kenapa aku tetap diminta nemani istrinya selama Beliau Perjalanan Dinas. Hmmmm Tapi buat aku sih tidak masalah Cuma akibatnya aku tidak bisa hirup udara kampung yang bersih seperti weekend dan hari libur yang lalu-lalu. Tapi disini aku tidak membahas tentang kampung halaman, yang aku mau bahas kali ini adalah tentang bagaimana memahami arti sebuah kata “JENUH” dalam hal ini BIJAK DALAM HIDUP yang dipadukan pada kata-kata Novel Tere Liye  yang sungguh menakjubkan dan menjawab berbagai pertanyaan hidup yang sesungguhnya sangat krusial. Continue reading →

Berselimut Fajar

hhhhfajar

Matahari sudah semakin tinggi

Namun hanya berselimut fajar

Merangkai kehidupan

menulis Sebuah CITA

Tapi semua hanya fatamorgana

 

Entah mau salahkan siapa

Semua sudah sirna

Penyesalan atau memang keinginan

Dan yang ada hanya tetesan air mata

diiringi senyum penghibur duka

 

Mungkin pernah bertanya

Mungkin pernah berkata

Tapi pernahkah ada sebuah kata

Dan apa itu kata

Karena yang tersisa hanyalah sisa

LOVE Untukmu

images (1)

Ketika Jalan semakin tak berujung
Ketika arah semakin tak tertuju
Ketika hujan tak juga henti
Dan ketika air mata semakin deras
Aku mencari sebuah tangan
Untuk bisa memegangku
Agar aku bisa terus berdiri
Agar aku bisa terus berjalan
Dan membuka tabir sebuah perjalanan
Membuka arah agar tertuju
Menghentikan hujan yang tak juga henti

Aku tahu meski genggamanmu begitu kuat
Kala itu aku tak juga anggap
Namun dengan segala ketulusanmu
Mampu membuat semuanya berubah
Dan hanya satu kalimat yang ingin aku ucapkanpadamu
“I WILL LOVE YOU”

Fatamorgana Cinta-Cerpen

fatamorgasna

(Cerpen By ANonim)

DEG.. jantungku terasa mau loncat.  aku melihat bayangannya sekelebat hingga aku tidak bisa fokus mengendarai motorku. Batinku berkata tidak mungkin “Dia” karena “Dia” sedang bahagia dikota metropolitan bersama keluarga kecilnya. Ku ikuti bayangan itu dengan ekor mataku dan ketika orang itu berbalik ternyata bukan “Dia”. Alhamdulillah batinku berkata, namun badanku masih bergetar dan tanganku makin tak terkedali memegang motor. Kubelokkan motorku ke arah Mall Lippo dan segera kutekan no.Hp ayu untuk menemaniku makan siang. Hari ini seperti biasa jadwal kuliahku, namun karena waktu istirahat dan perut keroncongan serta menu kantin kampus kurang menarik, maka aku berniat  mencari makan diluar kampus.

Setelah kuparkir motorku dan mencari tempat makan di dalam Mall, fikirku kembali melayang. fikirku seperti tersedot atas kejadian beberapa bulan kemarin. Memang belum lama dan rasa sayatan-sayatan itu masih tergores persis dihatiku. Dan aku semakin tak bisa mengendalikan rasa sakitku. Hanya senyum kupaksakan keluar dari bibirku untuk menstabilkan perasaanku. Continue reading →

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: