RSS

Ada Apa Dengan “KEDEWASAAN”

11 Jul

sed2.jpg 

Seorang teman bertanya, “Apa sih yang dimaksud dengan dewasa?
Dan sikap bagaimana yang menunjukan dewasa?”

Saya bisa menjawab pertanyaan itu dengan mudah tanpa banyak berpikir. “Dewasa itu berarti bisa berpikir luas, berpikir jauh kedepan.Yang berarti harus bersikap dewasa.”

Namun sejenak jawaban saya atas pertanyaan itu membuat saya harus merenungkannya lagi. Dewasa itu adalah lawan dari kanak-kanak atau bersikap kekanak-kanakan. Dewasa itu tidakdilihat dari umur seseorang. Seperti kata slogan iklan, “Jadi tua itu pasti,jadi dewasa itu pilihan!”

Jadi apa sesungguhnya pengertian dewasa itu sendiri? Memberikan jawaban seperti itu memang mudah, walaupun kalau dibahas lebih dalam mungkin malah mengaburkan arti dewasa itu sendiri.

Dewasa itu pilihan, artinya kita bisa memilih bersikap dewasa atau tidak. Dan seperti apa sikap dewasa itu?

Semakin bertambah umur kita, semakin banyak tanggung jawab yang harus dipikul. Anak kecil tidak usah berpikir untuk hidup. Mereka hanya menjalani hidup. Mereka mendapatkan semua yang mereka inginkan tanpa banyak bersusah payah untuk mencapainya. Tanpa berpikir untuk hidup pun, mereka sudah hidup.

Orang dewasa harus berpikir untuk hidup. Mereka harus berusaha keras memenuhi kebutuhan untuk hidup. Dewasa berarti tanggung jawab. Lebih dari itu,orang dewasa harus bertahan hidup dalam berbagai keadaan. Bertahan ketika susah, bertahan pula ketika senang. Dan apa yang bisa membuat bertahan dalam segala keadaan? Kondisi seperti ini hanya bisa dilalui dengan menerima kenyataan dan berusaha membuat segalanya lebih baik dari sekarang.

Dewasa berarti menerima. Menerima banyak hal yang mungkin tidak sesuai dengan keinginan. Menerima kenyataan yang berbicara lain dengan keinginan.Menerima bahwa manusia hanya bisa berencana, dan Tuhan yang berkehendak

Dari salah satu artikel yang saya dapat dari salah seorang teman yangberjudul “Bisakah KedewasaanDibentuk?”, sang penulis membagi kedewasaan menjadi 3 bagian yaitu :

1. Kebebasan
2. Kesederhanaan
3. Tanggung Jawab

Garis besarnya pada artikel tersebut bisa disimpulkan bahwa dewasa itua dalah suatu kebebasan dalam bertindakdan mengambil keputusan, bebas dalam bersikap, tidak berlebihan dan tetap bertanggung jawab atas kebebasan yang dimiliki itu.

Saya sendiri cenderung memandang kedewasaan itu sebagai tanggung jawab,sabar, dan sikap menerima atas kenyataan yang ada. Namun menerima bukanlah pasif dan pasrah saja terhadap kenyataan.

Pada artikel yang sama disebutkan, “Kedewasaan memang bukan sifat, ia cenderung berbentuk sebagai sikap, atau perilaku tindakan mahluk berwujud manusia.” Apabila kedewasaan berbentuk sebagai sikap, maka saya rasa ia bisa dibentuk melalui proses yang lama dan tentu saja terkadang menyakitkan. Kedewasaan bisa dicapai setelah melalui berbagai ujian kehidupan yang berat. Dan di dalam ujian itulah kita memilih, akankah kita bersikap dewasa atau tetap bersikap kekanak-kanaan.

Slogan iklan itu benar.Tinggal yang mana pilihan kita?

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Rabu, Juli 11, 2007 in Live

 

One response to “Ada Apa Dengan “KEDEWASAAN”

  1. bentoel

    Jumat, Juli 13, 2007 at 4:33 am

    dewasa adalah orang yang mampu mengahadapi hidup dengan seni dan damai …

     

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: