RSS

POHON, DAUN, DAN ANGIN

04 Okt

POHON

Orang-orang memanggilku “POHON” karena aku sangat baik dalam menggambar pohon. AKU

selalu menggunakan gambar pohon pada sisi kanan sebagai trademark pada

semua lukisanku. AKU telah berpacaran sebanyak 5 kali.

Ada satu

wanita yang sangat AKU cintai, tapi AKU tidak punya keberanian untuk

mengatakannya. Dia tidak cantik, tidak memiliki tubuh yang sexy. Dia

sangat peduli dengan orang lain, religius, tapi dia hanya wanita biasa

saja. AKU menyukainya. Sangat menyukainya. Gayanya yang innocent dan

apa adanya, kemandirian nya, kepandaiannya dan kekuatannya.

Alasan

AKU tidak mengajaknya kencan karena AKU merasa dia sangat biasa dan

tidak serasi untukku. AKU takut jika kami bersama semua perasaan yang

indah ini akan hilang. AKU takut kalau gosip-gosip yang ada akan

menyakitinya. AKU merasa dia adalah “sahabatku”. AKU akan memilikinya

tiada batasnya, tidak harus memberikan semuanya hanya untuk dia. Alasan

yang terakhir membuat dia menemaniku dalam berbagai pergumulan selama 3

tahun ini. Dia tau AKU mengejar gadis-gadis lain dan AKU telah

membuatnya menangis selama 3 tahun.

Ketika AKU mencium pacarku

yang ke-2 terlihat olehnya. Dia hanya tersenyum dengan berwajah

merah,“Lanjutkan saja” katanya, setelah itu pergi meninggalkan kami.

Esoknya, matanya bengkak dan merah. AKU sengaja tidak mau memikirkan

apa yang menyebabkannya menangis, but AKU tertawa bercanda dengannya

seharian di ruang itu. Di sudut ruang itu dia menangis, dia tidak tau

bahwa AKU kembali untuk mengambil sesuatu yang tertinggal. Hampir 1 jam

kulihat dia menangis disana.

Pacarku yang ke-4 tidak

menyukainya. Pernah sekali mereka berdua perang dingin, AKU tau bukan

sifatnya untuk memulai perang dingin. Tapi AKU masih tetap bersama

pacarku. AKU berteriak padanya dan matanya penuh dengan air mata sedih

dan kaget. AKU tidak memikirkan perasaannya dan pergi meninggalkannya

bersama pacarku. Esoknya masih tertawa dan bercanda denganku seperti

tidak ada yang terjadi sebelumnya. AKU tau dia sangat sedih dan kecewa

tapi dia tidak tau bahwa sakit hatiku sama buruknya dengan dia. AKU

juga sedih.

Ketika AKU putus dengan pacarku yang ke 5, AKU

mengajaknya pergi. Setelah kencan satu hari itu, AKU mengatakan bahwa

ada sesuatu yang ingin kukatakan padanya. Dia mengatakan bahwa

kebetulan sekali bahwa dia juga ingin mengatakan sesuatu padaku. AKU

cerita tentang putusnya AKU dengan pacarku. Dia berkata bahwa dia sedang

memulai suatu hubungan dengan seseorang. AKU tau pria itu, dia sering

mengejarnya selama ini. Pria yang baik, penuh energi dan menarik.

AKU

tak bisa memperlihatkan betapa sakit hatiku, AKU hanya tersenyum dan

mengucapkan selamat padanya. Ketika sampai di rumah, sakit hatiku

bertambah kuat dan AKU tidak dapat menahannya. Seperti ada batu yang

sangat berat didadaku. AKU tak bisa bernapas dan ingin berteriak namun

apa daya. Air mataku mengalir tak terasa aku menangis karenanya. Sudah

sering AKU melihatnya menangis untuk pria yang mengacuhkan

kehadirannya. Handphoneku bergetar, ternyata ada SMS masuk, SMS itu

dikirim 10 hari yang lalu ketika aku sedih dan menangis. SMS itu

berbunyi, ”DAUN terbang karena ANGIN bertiup atau karena POHON tidak memintanya untuk tinggal?”

 

 

 

DAUN

AKU

suka mengoleksi daun-daun, kenapa? Karena AKU merasa bahwa DAUN untuk

meninggalkan pohon yang selama ini ditinggali membutuhkan banyak

kekuatan. Selama 3 tahun AKU dekat dengan seorang pria, bukan sebagai

pacar tapi “Sahabat”. Tapi ketika dia mempunyai pacar untuk yang pertama

kalinya, AKU mempelajari sebuah perasaan yang belum pernah aku

pelajari sebelumnya CEMBURU. Perasaan di hati ini tidak bisa

digambarkan dengan menggunakan Lemon. Hal itu seperti 100 butir lemon

busuk. Mereka hanya bersama selama 2 bulan. Ketika mereka putus, AKU

menyembunyikan perasaan yang luar biasa gembiranya. Tapi sebulan

kemudian dia bersama seorang gadis lagi.

AKU menyukainya dan AKU

tau bahwa dia juga menyukaiku, tapi mengapa dia tidak mau

mengatakannya? Jika dia mencintaiku, mengapa dia tidak memulainya

dahulu untuk melangkah? Ketika dia punya pacar baru lagi, hatiku sedih.

Waktu berjalan dan berjalan, hatiku sedih dan kecewa. AKU mulai

mengira bahwa ini adalah cinta yang bertepuk sebelah tangan. Tapi,

mengapa dia memperlakukanku lebih dari sekedar seorang teman?

Menyukai

seseorang sangat menyusahkan hati. AKU tahu kesukaannya, kebiasaannya,

tapi perasaannya kepadaku tidak pernah bisa diketahui. Kau tidak

mengharapkan AKU seorang wanita untuk mengatakannya bukan ? Diluar itu,

AKU mau tetap disampingnya, memberinya perhatian, menemani,dan

mencintainya. Berharap suatu hari nanti dia akan datang dan

mencintaiku. Hal itu seperti menunggu telephonenya tiap malam,

mengharapkan dia mengirimiku SMS. AKU tau sesibuk apapun dia, pasti

meluangkan waktunya untuk ku, karena itu, AKU menunggunya.

Dilema

yang menemaniku selama 3 tahun ini. 3 tahun cukup berat untuk kulalui

dan AKU mau menyerah. Kadang AKU berpikir untuk tetap menunggu. Akhir

tahun ke-3, seorang pria mengejarku, setiap hari dia mengejarku tanpa

lelah. Segala daya upaya telah dilakukan walau seringkali ada penolakan

dariku. AKU berpikir apakah aku ingin memberikan ruang kecil di hatiku

untuknya ?!

Dia seperti angin yang hangat dan lembut, mencoba

meniup daun untuk terbang dari pohon Akhirnya, AKU sadar bahwa AKU

tidak ingin memberikan Angin ini ruang yang kecil di hatiku. AKU tau

Angin akan membawa pergi Daun yang lusuh jauh dan ketempat yang lebih

baik. Akhirnya AKU meninggalkan Pohon, tapi Pohon hanya tersenyum dan

tidak memintaku untuk tinggal. AKU sangat sedih memandangnya tersenyum

ke arahku.

“DAUN terbang karena ANGIN bertiup atau POHON tidak memintanya untuk tinggal?”

 

 

ANGIN

AKU

menyukai seorang gadis bernama Daun. karena dia sangat bergantung pada

Pohon, jadi aku harus menjadi ANGIN yang kuat. Angin akan meniup Daun

terbang jauh. Pertama kalinya AKU melihat seseorang memperhatikan kami.

Ketika itu, dia selalu duduk disana sendirian atau dengan

teman-temannya memerhatikan Pohon. Ketika Pohon berbicara dengan

gadis2, ada cemburu di matanya. Ketika Pohon melihat ke arah Daun, ada

senyum di matanya. Memperhatikannya menjadi kebiasaanku seperti daun

yang suka melihat Pohon. Satu hari saja tak kulihat dia, AKU merasa

sangat kehilangan.

Di sudut ruang itu, ku lihat pohon sedang

memperhatikan daun. Air mengalir di mata daun ketika Pohon pergi.

Esoknya, Ku lihat Daun di tempatnya yang biasa, sedang memperhatikan

Pohon. AKU melangkah dan tersenyum padanya, Kuambil secarik kertas,

kutulis dan kuberikan padanya, Dia sangat kaget. Dia melihat ke arahku,

tersenyum dan menerima kertas dariku. Esoknya, dia datang menghampir ku

dan memberikan kembali kertas itu. Hati Daun sangat kuat dan Angin

tidak bisa meniupnya pergi, hal itu karena Daun tidak mau meninggalkan

Pohon. AKU melihat kearahnya, kuhampiri dengan kata-kata itu. Sangat

pelan, dia mulai membuka dirinya dan menerima kehadiranku dan telponku.

AKU

tau orang yang dia cintai bukan AKU, tapi AKU akan berusaha agar

suatu  hari dia menyukaiku. Selama 4 bulan, AKU telah mengucapkan kata

Cinta tidak kurang dari 20x kepadanya. Hampir tiap kali dia mengalihkan

pembicaraan, tapi AKU tidak menyerah. Keputusanku bulat, AKU ingin

memilikinya dan berharap dia akan setuju menjadi pacarku.

Aku

bertanya, ”Apa yang kau lakukan? Kenapa kau tidak pernah membalas?

Mengapa kau selalu membisu?” Dia berkata, “AKU menengadahkan kepalaku”.

“Ah?” Aku tidak percaya dengan apa yang kudengar. “Aku menengadahkan

kepalaku !” dia berteriak.

Kuletakkan telepon, melompat, dan berlari seribu langkah ke rumahnya. Dia membuka pintu bagiku, Ku peluk erat-erat tubuhnya…

 

“DAUN terbang karena tiupan ANGIN atau karena POHON tidak memintanya untuk tinggal…???”

 (Dr.Beberapa Sumber)

 
7 Komentar

Ditulis oleh pada Kamis, Oktober 4, 2012 in Live

 

7 responses to “POHON, DAUN, DAN ANGIN

  1. hamba Alah

    Kamis, Oktober 4, 2012 at 3:54 am

    manusia pada dasarnya memang pengen dicintai..lebih indah dicintai drpd mencintai..tapi lebih indah lagi klo saling mencintai..cinta yg hakiki adalah milik Allah SWT..

     
  2. R

    Kamis, Oktober 4, 2012 at 8:21 am

    lizzzzzz………………….

     
  3. Anonim

    Kamis, Oktober 4, 2012 at 9:03 am

    Intinxa pohon hrus d beri pupuk bokashi, ha ha ha,,, biar ttep sbur

     
  4. Zaitun Maname

    Jumat, Oktober 5, 2012 at 12:37 am

    Maaf ada beberapa comentar yg tdk sy tampilkan krn agak privasi…klo agak privasi mending kirim pesan ke email saja…Tks semua teman2 atas komennya…perbanyak komen nah biar rame blogku ^_^

     

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: