RSS

DIBALIK MENGEJAR SENYUM SUNSET

30 Agu

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Alhamdulillah, Elhamdulillah…
All praises to Allah, All praises to Allah…
Alhamdulillah, Elhamdulillah…
All praises to Allah, All praises to Allah…

Nada dering hapeku berbunyi. Pasti tuh panggilan dari si Mutia. Cepet-cepet aku angkat HP eh ternyata cumi alias Cuma miscall. Pasti dah nunggu dijemput nih diax. Hari ini kami rencana mau jadi fotografer gadungan. Menekuni hobi baru, kali ini kita mau menyusuri pantai kebi mengejar senyum SUNSET. Dan Alhamdulillah sore ini saya bisa cepat pulang kantor. Cepat-cepat kusambar tasku, matikan komputer dan AC ruangan dengan tak lupa absen pulang. Senyumku mengembang di bibir bayangin sunset yang indah di sore hari, sampai-sampai teman kantor mbak Tuty heran-heran liat aku senyum-senyum sendiri. Dan heran karena aku cepat pulang kantor karena biasanya doyan banget aku dikantor.

Sampai diparkiran aku cepat-cepat ambil motor dan menuju kerumah Mutia. Sampai dirumah mutia, liat mukanya cerah aku jadi geli karena sepeti liat anak kecil yang dapat mainan. Kami menyusuri kebi sambil mencari posisi yang pas tuk jepret jepret. Tapi diluar harapan ternyata gerimis tak di undang semakin berjatuhan dan mulai deras. Akhirnya kami berlari ke arah taman dan duduk-duduk gazebo taman kebi.

Di Gazebo kami akhirnya saling bercerita tak tentu arah, biasa kalo sesama cewek ketemu pasti ada-ada saja diceritakan. Tapi yang paling seru adalah ketika kita membahas masalah lari pagi minggu lalu. Ingat itu jadi geli, bagaimana tidak karena saking buru-burunya mau lari pagi dan suasana masih agak gelap ternyata sepatu yang dipake mutia berbeda warna antara kanan dan kirinya dan dengan muka cueknya kita berdua lanjut lari pagi sampai ke RTH (Ruang Terbuka Hijau) alias taman walikota. Disana sudah banyak berkumpul warga Kota Kendari yang menikmati lari pagi juga. Dan tidak sengaja ketika sedang enjoy2nya lari pagi kami berpapasan sama dosen kami. Alhasil muka Mutia langsung jadi PINK alias ciut nyali mikirin sepatu yang dipakainya. Dosen kami ngakak liat sepatu Mutia dan lebih ngakak lagi ketika siang hari dikelas MM. Dosen kami menceritakannya dikelas  dan akhirnya ditahu sama-sama teman kelas dan akhirnya Mutia dapat panggilan baru si “Merons” = Merah Orange warna sepatunya.😀

Setelah puas ngakak-ngakak berdua. Alhamdulillah hujan udah reda dan kami memburu sunset lagi dan Subhanallah aku tidak sengaja menjepret awan yang berbentuk huruf S yaitu huruf depan Namaku. Hmmmm jadi narsis dan ceritaku selanjutnya. Berburu jadi Fotografer gadungan.😀🙂

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Jumat, Agustus 30, 2013 in health

 

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: